Yamaha Jupiter MX King 150, Mesin Sama Desain Berbeda

Diposkan oleh Sulistyo , Jumat, 20 Maret 2015 03.07

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi meluncurkan Jupiter MX 150 dan MX King 150. Kendati jantung yang diusung sama, dari tampilan luar ternyata cukup banyak perbedaan. Perbedaan pertama tentu dari sisi harga. Jupiter MX 150 dibanderol Rp18,45 Juta, sementara MX King 150 dilepas Rp18,950 juta. Selain harga, ada 12 perbedaan lain yang dapat dikenali dari sisi eksterior. Perbedaan dimulai dari bentuk lampu depan, lampu sein, lampu senja, suspensi belakang, pijakan kaki, kaliper rem, hingga speedometer. Disparitas lain mencakup pegangan (behel) belakang, tuas rem dan veleg. Berikut perbedaan eksterior antara Jupiter MX 150 dan MX King. Dua bebek sport yang lahir sebagai generasi ketiga dari keluarga Yamaha Jupiter MX King

Yamaha Jupiter MX King 150 Mesin Sama Desain Berbeda


 Lampu depan MX king menggunakan halogen HS1, sementara Jupiter MX bohlam. 2. Lampu senja MX King menggunakan LED, sementara Jupiter MX bohlam kecil. 3. Lampu sein MX King berbentuk runcing, sementara Jupiter MX oval. 4. Speedometer MX King LCD berwarna putih, sementara Jupiter MX merah. 5. Tuas rem dan kopling MX King berwarna hitam, sementara Jupiter MX berwarna dasar silver. 6. Jok MX King kombinasi dua bahan dengan jahitan, Jupiter MX satu bahan. 7. Pegangan belakang MX King berwarna silver, sementara Jupiter MX hitam. 8. MX King memiliki MID, sementara Jupiter MX tidak. 9. Harga Yamaha Jupiter MX King

 Suspensi belakang MX King berwarna kuning, sementara Jupiter MX hitam. 10. Pelek MX King mengadopsi pinstripe, sementara Jupiter MX tidak ada. 11. Pijakan kaki MX King dapat dilipat, Jupiter MX tidak 12. Kaliper rem MX King berwarna emas, sementara Jupiter MX hitam. Sementara dari segi tampilan, MX King terlihat lebih garang dengan LED Posisition Light yang semakin tajam. Desain tail light dan spakbor belakangnya juga kian runcing, mengadopsi ekor YZF R1 yang menguatkan kesan lincahnya. Satu lagi, MX King telah dilengkapi panel elektrik bergaya futuristik berupa odometer, panel speedometer dan posisi gigi transmisi. Layaknya model New V-ixion, MX King juga dilengkapi panel yang bisa menyapa 'Hi Buddy' dan bisa disetting sesuai nama pengendara. "Yamaha tidak tanggung-tanggung kalau meluncurkan produk baru. Pasti ada yang benar-benar baru, termasuk mesin. Semua dikembangkan dengan proses lama dan menghasilkan ultimate model dari kategori sebelumnya. Harapan kami, kehadiran MX King ini akan mendorong kuantitas penjualan di DDS 3," imbuh Ichsan. Di pasaran, MX King bakal berhadapan langsung dengan Suzuki Satria FU untuk kelas kubikasi mesin yang sama. Selama ini, Satria FU bisa dibilang tak ada saingan di kelas tersebut.

Pelek All New Honda Vario 150 eSP Lebih Lebar dan Ban Tubeless

Diposkan oleh Sulistyo , Sabtu, 31 Januari 2015 20.42

Selain desain bodi yang lebih futuristik, pelek baru All New Honda Vario 150 eSP juga menjadi pusat perhatian. Desain palangnya tampak sporty, bentuknya Y palang 10 mirip pelek bawaan Honda CBR1000RR. Harga Motor Honda Vario 150
Pelek All New Honda Vario 150 eSP Lebih Lebar dan Ban Tubeless

Selain desainnya lebih menarik, ternyata tapaknya juga lebih lebar. "Naik satu step kalau dibandingkan pelek Vario 125 yang lama," beber Sarwono Edhi, Service Training Manager Astra Honda Training Center.
Jika pelek Vario 125 yang depan lebarnya 1.60-14 dan yang belakang 1.85-14, maka pada Honda Vario 150 dan Vario 125 yang baru lebarnya yang depan 1.85-14 sedang yang belakang 2.15-14. Spesifikasi Motor Honda Vario 150
"Langkah ini diambil karena banyak konsumen yang mengganti ban Vario dengan yang lebih besar ukurannya. Jadi lebih pas kalau peleknya pakai ukuran yang lebih besar," jelasnya.
Selain itu, ban standarnya juga sudah tipe tubeless alias tanpa ban dalam. Karena sudah menggunakan pelek tubeless, maka konstruksi bagian dalam peleknya juga berbeda.
"Di bagian dalamnya ada semacam cekungan untuk menahan bibir ban agar tetap mengigit kuat meski kurang angin. Kalau tidak ada cekungan ini, angin dalam ban bisa langsung habis dalam kondisi kurang angin," jelasnya.