Suzuki Splash Masih Banyak Peminat

Diposkan oleh Sulistyo , Kamis, 03 April 2014 22.09

Komunitas Suzuki Splash Club Indonesia (SSCI) menggelar pertemuan bulanan di kantor cabang Suzuki Jalan Fatmawati nomor 123, Jakarta Selatan. Mereka aktif menjalankan aktifitas berkumpul, arisan, hingga agenda kerja.
F: Suzuki Splash (Okezone)
 
Bicara soal Suzuki Splash, angka penjualan sepanjang 2013 terbilang tinggi, bahkan banyak konsumen yang harus menunggu inden mobil hingga tahun 2014. spesifikasi suzuki splash
 
"Jadi komunitas Suzuki Splash Club ini membernya sudah 350 orang se Jabodetabek, yang aktif rutin 50 orang. 2013 penjualan Splash sampai kehabisan stok," ujar Service Manager Suzuki Fatmawati PT Sumber Baru Aneka Mobil, Heru Purwanto dalam rilis kepada Okezone, Minggu (12/01/2014).
 
Naiknya angka penjualan, kata Heru, terjadi semenjak desain Splash diubah menjadi lebih sporty dengan penambahan lampu yang baru. Peminatnya rata-rata keluarga baru dan muda.
 
Sales Head Suzuki Fatmawati PT Sumber Baru Aneka Mobil Achmad Basahil mengatakan, jika dari hemat bahan bakar. Dengan kapasitas mesin 1.200 cc, tetapi bisa mengalahkan mobil dengan mesin 1,5 liter.
 
"Splash pasti lebih irit, lalu akselerasi dibanding yang lain juga lebih enteng. Lebih cepat dibanding tipe Suzuki yang lain. Karena setting ratio giginya, jadi dari sisi itu Splash bisa menguasai," jelas Ahmad.
 
General Manager Suzuki Fatmawati PT Sumber Baru Aneka Mobil Lenda Savitri mengatakan, pihaknya tidak hanya fokus di sales saja, tetapi juga mementingkan sisi after sales. Salah satunya dengan mempererat komunitas Splash Club.
 
"Mengadakan acara seperti mengumpulkan Splash Club atau klub APV. Jadi sifatnya sekarang meeting bulanan. Tingkatin after sales disini. Jabodetabek. Untuk Sumber Baru grup sepanjang Desember 2013 penjualan Suzuki mobil 117 persen, untuk semua tipe, tembus lebih dari target. Meski Splash memang laku keras, mayoritas penjualan tetap nomor satu Ertiga, pick up," tegas Lenda.

0 Response to "Suzuki Splash Masih Banyak Peminat"

Poskan Komentar